Langsung ke konten utama

PANIK MEMBUNUHMU...



Kisah tentang Wabah yang Merenggut 1000 org,
49 Ribu Orang mati karena cemas.

Dalam riwayat tersebut diceritakan pada suatu masa, muncul segerombolan makhluk Allah berupa wabah penyakit ganas yang hendak memasuki Kota Damaskus.

Dalam perjalanan menuju Kota Damaskus, mereka bertemu dengan salah satu Wali Allah.
Kemudian, terjadilah percakapan. 
Waliyullah bertanya, "Mau ke mana kalian?"
Wabah menjawab, "Kami diperintah oleh Allah untuk memasuki Damaskus." 
Waliyullah bertanya lagi, "Berapa lama, dan berapa banyaknya korban?"

Wabah itu pun menjawab, dua tahun dengan seribu korban meninggal. 
Dua tahun kemudian, jumlah korban meninggal ternyata mencapai 50 ribu orang.
Ketika Sang Wali bertemu kembali dengan wabah penyakit ini, ia pun bertanya, "Kenapa dalam dua tahun kalian memakan korban 50 ribu orang?
Bukannya kalian janji hanya seribu orang meninggal?" 
Wabah itu pun menjawab, "Kami memang diperintah Allah untuk merenggut seribu korban.
Empat puluh sembilan ribu korban lainnya meninggal dikarenakan panik."
Karena itu, menurut Mbah Imam Abdurrahman, kepanikan justru melahirkan takdir baru yang sebelumnya belum diseting dalam qadla-Nya.

Ia berpesan, dalam menghadapi wabah sepatutnya kita wajib menjaga kesehatan, menjaga diri sendiri, jaga keluarga, dan saling jaga paseduluran dengan sekitar. "Waspada, namun jangan panik," tegasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

APA ITU SEKOLAH

             Sebelum seorang anak menginjak tempat yang disebut dengan sekolah, dia tidak berani melawan orang tuanya, dia hanya merengek dan menangis saat permintaan-nya tidak dituruti.           Ketika sang anak sudah memasuki tempat yang dinamakan sekolah, dia sudah mulai berani membantah orang tuanya, melawan perkataannya, sudah berani membohonginya, bahkan sudah berani membentak orang tuangnya, terutama ibunya, karena sekolah dia melukai hati perempuan yang sudah mengandungnya, melahirkannya, menyusuinya dan membesarkannya, Mungkin tidak semua anak yang bersekolah berprilaku kurang ajar kepada orang tua fakta pada umumnya semua yang dari sekolah pernah membohongi orang tuanya, Saat memasuki tempat sekolah mereka diharuskan membayar sesuai peraturan yang dibuat oleh pihak sekolah, dan orang tua yang mendaftarkan anaknya disana tidak pernah memikirkan apa yang telah mereka ...